Category Archive : Pendidikan

pengertian-ideologi-terbuka-dan-tertutup

Pengertian Ideologi (Terbuka dan Tertutup) Beserta Cirinya

pengertian-ideologi-terbuka-dan-tertutup

Pengertian Ideologi

Ideologi adalah kata yang berasal dari bahasa Yunani. Ideologi sendiri sebernarnya gabungan dari 2 kata yaitu idea dan logi. Kata idea yang memiliki arti (melihat) dan logi yang berarti pengetahuan (teori). Dari arti dua kata tersebut, banyak beberapa ahli yang berpedapat mengenai apa itu ideologi.

 

Pengertian Ideologi menurut beberapa Ahli

Menurut Carl J. Friederich

Menyatakan bahwa ideologi sebagai suatu sistem yang pemikirannya dikaitkan dengan tindakan

Menurut Kodhi dan Soejadi

Menyatakan Ideologi adalah gabungan dua kata yaitu idea dan logos. Idea yang memiliki arti gagasan, pengertian dasar, konsep dan cita-cita, sedangkan logos berarti ilmu atau pengetahuan. Jadi ideologi merupakan ilmu pengetahuan tentang ide-ide atau ajaran tentang pengertian-pengertian dasar

Menurut C.C Rodee

Menyatakan bahwa ideologi yaitu sekumpulan gagasan-gagasan yang secara logis saling berkaitan dan mengidentifikasikan nilai-nilai yang memberi keabsahan bagi institusi politik serta pelakunya

Menurut Karl Marx

“Mengungkapkan bahwa ideologi yaitu sebagai pandangan hidup yang dikembangkan dengan berdasarkan kepentingan golongan atau kelas sosial tertentu dalam bidang politik atau sosial ekonomi”

Jadi setelah mengetahui pengertian ideologi menurut beberapa ahli, dapat disimpulkan bahwa ideologi merupakan suatu kumpulan ide-ide, gagasan-gagasan, keyakinan dan juga kepercayaan yang bersifat sistematis dengan memiliki arah dan tujuan yang hendak dicapai dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

Macam macam Idologi

Dalam ideologi yang terkait dengan penafsirannya, jika dikelompokkan ideologi terbagi menjadi dua yaitu ideologi terbuka dan ideologi tertutup. Dan untuk lebih jelasnya mengenai  kedua ideologi tersebut, maka akan kita bahas. Berikut penjelasan lengkapnya

a. Ideologi Terbuka

Ideologi terbuka merupakan ideologi yang tidak dimutlakkan. Yang artinya bahwa cita-cita dan nilai-nilai tidak dipaksakan dari luar, akan tetapi digali dan diambil dari kekayaan moral, rohani dan budaya masyarakatnya itu sendiri. Ideologi terbuka adalah ideologi yang dapat berinteraksi dengan perkembangan zaman.

Ciri-ciri Ideologi Terbuka

  • Ideologi ini akan menghargai adanya pluraritas, sehingga dapat diterima oleh warga masyarakat yang berasal dari berbagai latar belakang, agama dan juga budaya.
  • Ideologi terbuka tidak pernah memperkosa atau mengganggu kebebasan serta tanggung jawab masyarakat, melainkan menginspirasi masyarakat untuk
  • Isinya tidak langsung operasional. Sehingga, setiap generasi baru dapat dan perlu menggali kembali falasafah tersebut dan mencari.
  • berusaha hidup bertanggungjawab sesuai dengan falsafah itu.
  • Ideologi terbuka ini merupakan kekayaan rohani, dan juga budaya masyarakat (falasafah). Jadi, ideologi terbuka bukan keyakinan dari ideologis sekelompok orang, akan tetapi kesepakatan masyarakat;

 

 

b. Ideologi Tertutup

Ideologi tertutup merupakan ideologi yang sifatnya mutlak. Maksudnya yaitu Ideologi tertutup adalah suatu ajaran atau pandangan dunia yang menentukan norma-norma serta tujuan-tujuan yang ditasbihkan sebagai suatu kebenaran yang tidak boleh dipersoalkan, akan tetapi harus diterima harus dipatuhi.

Ciri-ciri Ideologi Tertutup

  • mengharuskan masyarakat agar memiliki kesetiaan yang total dan kesediaan untuk berkorban untuk ideologi tersebut.
  • Ideologi tertutup ini bersifat totaliter yang artinya mencakup atau mengurusi semua bidang yang ada dalam kehidupan. Oleh karena itu, ideologi tertutup ini cenderung cepat berusaha menguasai bidang informasi dan pendidikan.
  • Dalam ideologi ini tidak hanya berisi tentang nilai-nilai dan cita-cita.
  • Apabila terdapat kelompok berhasil menguasai Negara, maka ideologinya akan dipaksakan pada masyarakat. Norma serta nilai-nilai dalam berbagai segi kehidupan masyarakat akan diubah sesuai dengan ideologi.

 

Sumber : https://www.ruangguru.co.id/

pengertian-geografi

15 Pengertian Geografi Menurut Para Ahli Dunia Lengkap

pengertian-geografi

 

Kata geografis mungkin menjadi kata yang tidak asing lagi di telinga kita, Bahkan pada bangku sekolah SD, SMP, Sampai SMA geografi di pelajari secara spesifik yang di masukan ke dalama mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). berikut ulasannya

 

Pengertian Geografi Secara Umum

Geografi adalah ilmu yang mempelajari tentang lokasi serta persamaan, dan perbedaan (variasi) keruangan atas fenomena fisik, dan manusia di atas permukaan bumi. Kata geografi berasal dari Bahasa Yunani yaitu gêo “Bumi”, dan graphein “tulisan“, atau “menjelaskan“.

Pengertian Geografi Menurut Para Ahli Dunia

1. Erastothenes 
Geografi berasal dari kata geographica yang berarti penulisan atau penggambaran mengenai bentuk muka bumi
2. Lobeck
Pengertian geografi menurut definisi Lobeck bahwa geografi adalah suatu studi tentang hubungan-hubungan yang ada antara kehidupan dengan lingkungan fisiknya
 
3. Jhon Alexander
 Pengertian geografi menurut Jhon Alexander bahwa geografi adalah disiplin ilmu yang menganalisis variasi kekuarnagan dalam variabel kawasan-kawasan hubungan antar variabel-variabe
 
4. Claudius Ptolomaeus 
Geografi adalah suatu penyajian melalui peta dari sebagian dan seluruh permukaan bumi
 
5. Ullman (1954) 
Geografi adalah interaksi antar ruang.
6. Strabo (1970) 
Geografi erat kaitannya dengan faktor lokasi, karakterisitik tertentu dan hubungan antar wilayah secara keseluruhan. Pendapat ini kemudian disebut konsep Natural Attribute of Place
 
7. Ekblaw dan Mulkerne 
Geografi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari bumi, dan kehidupannnya, mempengaruhi pandangan hidup kita, makanan yang kita konsumsi, pakaian yang kita gunakan, rumah yang kita huni, dan tempat rekreasi yang kita nikmati
 
8. Paul Vidal de La Blance 
Geografi adalah studi tentang kualitas negara-negara, di mana penentuan suatu kehidupan tergantung bagaimana manusia mengelola alam ini
 
9. Prof. Bintarto (1981) 
Geografi mempelajari hubungan kausal gejala-gejala di permukaan bumi, baik yang bersifat fisik maupun yang menyangkut kehidupan makhluk hidup beserta permasalahannya melalui pendekatan keruangan, kelingkungan, dan regional untuk kepentingan program, proses, dan keberhasilan pembangunan.
10. Bernhardus Varenius
Dalam karyanya yang berjudul GEOGRAPHIA GENERALIS, dia membagi geografi menjadi
Geografi absolute, Geografi relative. Geografi komparatif
 
11. Hasil seminar dan lokakarya di Semarang (1988) 
Geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan, dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kewilayahan, dan kelingkungan dalam konteks keruangan.
12. Preston E. James
Menurutnya geografi dapat diungkapkan sebagai induk dari segala ilmu pengetahuan karena bidang ilmu pengetahuan selalu mulai dari keadaan muka bumi untuk beralih pada studi masing-masing.
13. Von Rithoffen 
Geografi adalah studi tentang gejala, dan sifat-sifat permukaan bumi serta penduduknya yang disusun berdasarkan letaknya, dan mencoba menjelaskan hubungan timbal balik antara gejala-gejala, dan sifat tersebut.

14. Basri Mustofa

 Pengertian geografi menurut Basri Mustofa adalah ilmu yang menguraikan tentang permukaan bumi, iklim, penduduk, flora, fauna, serta basil-basil yang diperoleh dari bumi.
15. Haris (2012)
Geografi adalah suatu ilmu yang mengkaji segala aspek-aspek yang ada di permukaan bumi dengan konsep spasial untuk pemanfaatan pembangunan yang ada dipermukaan bumi.
Demikian artikel tentang 15 Pengertian Geografi Menurut Para Ahli Dunia Lengkap, Semoga bermanfaat bagi para pembaca blog ini, Terima Kasih 🙂
Sumber :
Sumber Daya Alam Hayati

Sumber Daya Alam Hayati

Sumber Daya Alam Hayati

Sumber Daya Alam Hayati

Sumber daya alam hayati merupakan bagian dari sumber daya alam yang asalnya dari makhluk hidup. Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam hayati berupa sumber daya hutan dan sumber daya ikan. Selain hutan dan ikan, jasad renik juga termasuk dalam sumber daya alam hayati yang tidak dapat ditinggalkan untuk dibahas.

  1.    Sumber Daya Hutan

Hutan memiliki fungsi yang beraneka ragam. Fungsi hutan antara lain sebagai penghasil berbagai macam kayu, sebagai tempat hidup hewan, mengatur tata air, melindungi kesuburan tanah, mencegah erosi, serta menjaga stabilitas iklim global. Manusia memperoleh banyak manfaat dari hutan, misalnya kayu dari hutan dapat digunakan untuk membuat rumah, berbagai macam perabot rumah tangga, serta berbagai macam infrastruktur. Hutan merupakan salah satu sumber daya alam yang besar manfaatnya bagi kehidupan manusia. Akan tetapi, seiring dengan pertambahan jumlah penduduk serta semakin gencarnya berbagai aktivitas pembangunan, industri, dan perkebunan, maka keberadaan sumber daya hutan menjadi rusak dan terus berkurang luasnya.

  1.    Sumber Daya Ikan

Ketersediaan sumber daya ikan di Indonesia sangat melimpah. Sumber daya ikan yang dimaksudkan dalam hal ini adalah ikan-ikan yang ada di laut atau ikan yang tidak dibudidayakan (dipelihara) oleh manusia. Sumber daya ikan merupakan sumber daya milik umum karena keberadaannya bebas di laut. Artinya, penangkapan ikan dapat dilakukan oleh siapa saja selama izinnya jelas, tidak melintasi batas wilayah negara lain, serta tetap menjaga kelestarian alam. Sektor perikanan menjadi sektor yang penting karena dapat menciptakan banyak lapangan kerja dan menopang perekonomian nasional.

Meskipun keberadaan ikan bebas di laut, diperlukan ilmu yang cukup agar dapat mengelolanya dengan baik. Setiap jenis ikan memiliki karakteristik dan perilaku yang khas serta berbeda-beda satu sama lain. Selain itu, keberadaan ikan juga bersifat dinamis karena selalu bermigrasi (berpindah tempat). Sebagai negara yang kaya akan sumber daya ikan, tentu ilmu tentang perikanan sangat dibutuhkan agar dapat memanfaatkan sumber daya ikan secara optimal dan berkelanjutan.

  1.    Sumber Daya Jasad Renik

Jasad renik merupakan makhluk hidup mikroorganisme yang berperan untuk menguraikan sisa-sisa makhluk hidup. Tanpa adanya jasad renik pasti akan terdapat banyak bangkai dan sampah di permukaan bumi. Sumber daya jasad renik merupakan sumber daya yang perannya sulit untuk diamati dan manfaatnya jarang sekali disadari oleh manusia. Akan tetapi, tidak dapat dipungkiri bahwa keberadaan jasad renik sangat penting bagi kehidupan manusia.


Baca Artikel Lainnya:

Mengenal Berbagai Macam Citra Satelit Pengindraan Jauh

Mengenal Berbagai Macam Citra Satelit Pengindraan Jauh

Mengenal Berbagai Macam Citra Satelit Pengindraan Jauh

Mengenal Berbagai Macam Citra Satelit Pengindraan Jauh

Ada berbagai macam citra satelit pengindraan jauh. Berdasarkan resolusi spasialnya, citra satelit pengindraan jauh dapat dikelompokkan menjadi citra satelit resolusi rendah, menengah, dan tinggi.

  1.    Citra Satelit Resolusi Rendah

Citra satelit resolusi rendah umumnya digunakan untuk kegiatan monitoring kondisi cuaca dan kondisi laut. Karena fenomena yang diamati mencakup wilayah luas, maka diperlukan citra resolusi rendah yang perekamannya dapat mencakup wilayah luas tersebut. Salah satu citra satelit resolusi rendah adalah NOAA.  Satelit NOAA mengorbit mengelilingi bumi pada ketinggian 870 km. NOAA memiliki resolusi spasial 1.100 meter tiap pixel dengan cakupan wilayah perekaman mencapai 2.800 km.

  1.    Citra Satelit Resolusi Menengah

Citra satelit resolusi menengah banyak digunakan untuk analisis kondisi lahan, hidrologi, kehutanan, dan pertanian. Contoh citra satelit resolusi menengah di antaranya adalah Landsat, SPOT, dan ASTER. Satelit Landsat pertama kali diluncurkan pada tahun 1972 dengan dua sensor, yaitu Return Beam Vidicon (RBV) dan Multi Spectral Scanner (MSS) dengan resolusi spasial 80 meter. Satelit Landsat generasi terbaru adalah Landsat 8, diluncurkan pada tahun 2013. Setelah Landsat 4, selain sensor MSS terdapat sensor baru, yaitu Thematic Mapper (TM) yang mempunyai resolusi spasial 30 meter, sensor OLI (Operational Land Imager), dan sensor TIRS (Thermal Infra Red Sensor). Citra SPOT (Systeme Probatoire d’Observation de la Terre) merupakan satelit resolusi spasial menengah yang telah diluncurkan sejak tahun 1986 (SPOT 1, 2, 3, dan 4). Tahun 2001 diluncurkan satelit SPOT 5. Ketinggian orbit satelit ini adalah 822 km, dengan resolusi temporal 2-3 hari. Resolusi spasialnya bervariasi antara 10 hingga 20 meter, serta daerah liputan antara 60 km hingga 120 km pada tiap satu lembar citra. Sementara itu, citra ASTER (Advanced Spaceborne Thermal Emission and Reflection Radiometer) adalah instrumen/sensor yang dipasang pada satelit Terra, diluncurkan pada Desember 1999. Peluncuran satelit ini merupakan kerja sama antara NASA’s Earth Observing System (EOS) dan Jepang. ASTER menghasilkan citra yang dapat digunakan untuk observasi permukaan lahan, air, dan awan dari panjang gelombang tampak hingga inframerah thermal untuk studi klimatologi, hidrologi, biologi, dan geologi. ASTER memiliki resolusi spasial 15 meter hingga 90 meter dengan liputan wilayah 60 km.

  1.    Citra Satelit Resolusi Tinggi

Citra satelit resolusi tinggi berfungsi untuk mendapatkan informasi yang sangat detail mengenai suatu fenomena yang ada di permukaan bumi. Salah satu contohnya adalah untuk mengetahui kerapatan permukiman yang berhubungan dengan kepadatan penduduk dan penggunaan lahan. Citra satelit resolusi tinggi juga dapat memberikan informasi yang akurat untuk kepentingan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam. Contoh citra satelit resolusi tinggi adalah Ikonos, Quickbird, dan World View.

Citra Ikonos memiliki resolusi spasial sangat tinggi, yaitu 3,2 meter untuk multispektral dan 0,82 meter untuk pankromatik. Ikonos mulai diluncurkan pada 24 September 1999 dengan ketinggian orbit satelit 681 kilometer. Luas liputan citra yang dihasilkan antara 11,3 km hingga 13,8 km, dengan resolusi temporal 4 hari. Citra Ikonos dapat digunakan untuk pemetaan kota dan pedesaan, sumber daya alam, bencana alam, pemetaan objek pajak, pertanian dan analisis hutan, pertambangan, teknik sipil, konstruksi, serta untuk deteksi perubahan.

Citra Quickbird memiliki resolusi spasial sangat tinggi, yaitu 2,44 meter untuk multispektral dan 61 sentimeter untuk pankromatik. Pada resolusi 61 sentimeter, bangunan, jalan, jembatan, dan detail infrastruktur lainnya dapat terlihat sangat jelas. Quickbird mulai diluncurkan pada 18 Oktober 2001. Citra ini difokuskan untuk penerapan manajemen lahan, infrastruktur, dan sumberdaya alam. Selain itu, citra Quickbird juga dapat digunakan untuk pengelolaan lingkungan serta pengawasan, rehabilitasi, dan rekonstruksi wilayah pascabencana. Citra satelit resolusi tinggi seperti Quickbird sangat berperan dalam penanganan bencana alam di Indonesia. Citra ini dapat mengidentifikasi bangunan yang rusak dan wilayah mana saja yang mengalami kerusakan.

Berdasarkan pemanfaatannya, citra satelit dapat diklasifikasikan sebagai berikut.

  1.     Citra satelit untuk pengamatan planet, misalnya citra Ranger dan Viking milik Amerika Serikat serta citra Luna dan Venera milik Rusia.
  2. Citra satelit untuk pengamatan cuaca, misalnya citra NOAA milik Amerika Serikat
  3.   Citra satelit untuk pengamatan laut, misalnya citra Seasat milik Amerika Serikat dan MODIS milik Jepang.
  4.  Citra satelit untuk pengamatan sumber daya alam, misalnya citra Landsat milik Amerika Serikat dan citra SPOT milik Perancis.

Baca Artikel Lainnya:

Sumber Daya Non-Geologi

Sumber Daya Non-Geologi

Sumber Daya Non-Geologi

Sumber Daya Non-Geologi

Obatkuatpria.Id – Sumber daya non-geologi adalah sumber daya alam yang tidak berasal dari permukaan bumi, baik di dalam maupun di atas permukaan bumi. Contoh sumber daya non-geologi adalah materi penyusun atmosfer dan sinar matahari.

Dalam materi penyusun atmosfer terdapat udara yang dibutuhkan untuk kehidupan, seperti oksigen untuk bernapas manusia dan hewan serta karbon dioksida untuk proses fotosintesis tumbuhan. Di atmosfer juga terdapat angin, tenaga angin ini dapat menghasilkan listrik. Tenaga listrik dapat diperoleh dengan cara menggunakan turbin angin yang dihubungkan dengan generator listrik.

Selain angin, sinar matahari juga merupakan sumber daya non-geologi yang tersedia sangat melimpah. Saat ini banyak dikembangkan berbagai macam teknologi memanfaatkan tenaga sinar matahari. Di seluruh bagian permukaan bumi di mana terdapat sinar matahari yang terik dapat dikembangkan teknologi sumber energi matahari. Salah satu contoh pemanfaatan energi matahari adalah dibangunnya pembangkit listrik tenaga surya di berbagai wilayah yang banyak memperoleh sinar matahari. Pembangkit listrik tenaga surya dapat menjamin ketersediaan listrik dalam skala yang besar.