Obatkuatpria.Id

Obatkuatpria.Id merupakan Portal Digital Fashion, Pendidikan, Teknologi dan Umum Secara Lengkap FREE

Ini Arti dan Lirik Lagu Sayur Kol Punxgoaran, Makan Daging Anjing Dengan Sayur Kol

Pasar Keroncong Kotagede (PKK) akan kembali digelar pada akhir tahun ini, lebih tepatnya pada Sabtu (15/12/2018) di sekitar Pasar Kotagede.

PKK tahun ini berlangsung di tengah situasi politik yang suhunya semakin hari semakin meningkat.

Ini Arti dan Lirik Lagu Sayur Kol Punxgoaran, Makan Daging Anjing Dengan Sayur Kol

Sekarang dimanakah periode tahun politik menjelang pemilu 2019 (legislatif dan presiden) yang tentunya juga sedang menghangat di masyarakat dengan segala keputusan dan dinamika politik yang berbeda diantara mereka.

Ini-Arti-dan-Lirik-Lagu-Sayur-Kol-Punxgoaran-Makan-Daging-Anjing-Dengan-Sayur-Kol-

PKK 2018 mengambil peran yang tidak mempengaruhi hubungan sosial dalam semua situasi politik saat ini.

“Kami hanya ingin membuktikan bahwa apa yang terjadi dalam dinamika perbedaan politik saat ini tidak mempengaruhi hubungan antara pencipta pasar Keroncong Kotagede. Tidak ada yang berbicara tentang politik di komite ini. Kami bekerja secara harmonis di tengah semua situasi ini untuk tetap berkreasi di Pasar Keroncong ini,” kata penggagas Pasar Keroncong Kotagede, M. Natsir, saat temu media di nDe Luweh Kotagede, Kamis (13/12).
Baca Juga: Yogya, Bocah 8 Tahun Bermain di Bendungan Lepen, Tersapu Arus Sungai Gajah Wong. ditemukan tewas

Pria yang akrab disapa Dabey ini menjelaskan, PKK merupakan sarana komunikasi bagi kehidupan masyarakat khususnya di Kotagede.

Artinya, Natsir menjelaskan, bahwa Pasar Keroncong bukan sekadar pertunjukan atau tontonan musik Keroncong belaka.

Selain itu, Natsir mengatakan acara pasar keroncong ini membawa pesan nilai, diantaranya bagaimana mengenalkan etika musik keroncong kepada anak-anak dan generasi muda.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Rose Sutikno SH MM berharap dengan adanya acara PKK 2018 ini dapat menarik minat pengunjung dan wisatawan untuk berwisata ke Kotagede.

Ia mengajak pengunjung dan wisatawan untuk datang ke Pasar Keroncong beberapa hari sebelum acara.

“Kami berharap wisatawan bisa datang ke Kotagede 2-3 hari sebelumnya. Banyak destinasi wisata khas Kotagede sebagai kota sejarah Kerajaan Mataram, termasuk kuliner khas Yogyakarta yang berasal dari Kotagede. Wisatawan bisa menginap dengan homestay di Kotagede,” kata Rose.
Baca Juga: Khawatir THR Tidak Digaji, 4 Pekerja Mengadukan Perusahaannya ke Disnaker Sleman

Tidak seperti acara-acara PKK sebelumnya, akan ada tiga panggung yang akan diisi oleh sejumlah orkes keroncong. Yaitu Panggung Loring Pasar Kotagede, Panggung Sopingen dan Panggung Kajengan di Desa Trunojayan.

Sejumlah musisi dan penyanyi Keroncong serta grup musik Keroncong akan tampil di PKK tahun ini, antara lain Kos Atos (Malang), Orkes Pecas Ndahe (Solo), SD Muhammadiyah Kleco feat Subarjo HS, Kroncong Agawe Santosa, OK Dewa Dewi, OK Kidung Ethnosia , Violet Keroncong (UNY), OK Sorlem, OK Sinar Nada, OK Jenak Semanak, OK Depasko, OK Pelipur Lara dan Komunitas Keroncong Nusantara.

“Selain itu, selama acara kami akan menawarkan kawasan kuliner jajanan tradisional di Wetan Kanthil, area penghubung Panggung Kajengan dengan Panggung Sopingen dan Panggung Loring Pasar. Masakan tradisional ini dikelola oleh masyarakat sekitar, termasuk pembangunan semua venue yang melibatkan masyarakat Kotagede,” tambah ketua PKK tahun 2018 ini.

LIHAT JUGA :

download mp3

 

admin

Kembali ke atas